Waspadai hal-hal berikut sebelum mengonsumsi chlorpheniramine

Informasi di sini bukan pengganti atau saran medis untuk Anda, ingatlah bahwa segala sesuatu harus selalu didiskusikan dengan orang yang lebih tahu, seperti dokter dan apoteker, sebelum menjalani perawatan apa pun. Pada kesempatan kali ini, mari kita bahas beberapa informasi penting tentang chlorpheniramine

Dosis chlorpheniramine pada orang dewasa

Untuk orang dewasa, obat yang satu ini bisa digunakan hingga 4 mg setiap 4 sampai 6 jam, dalam sehari maksimal 24 mg obat ini dikonsumsi. Jika Anda menggunakan obat ini dengan obat untuk syok anafilaksis darurat, Anda dapat mengonsumsi hingga 10 hingga 20 mg. Untuk dosis maksimal, Anda bisa menggunakan dosis 40 mg untuk injeksi dan intravena.

Dosis chlorpheniramine pada anak-anak

kondisi alergi
1 sampai 2 tahun: 1 mg dua kali sehari,
2 hingga 5 tahun: 1 mg setiap 4 hingga 6 jam
6 hingga 11 tahun: 2 mg setiap 4 hingga 6 jam Maks. 16 mg/hari
Dari usia 12 tahun: Dosisnya adalah 4 mg setiap 4 hingga 6 jam. Dosis maksimum: 32 mg/hari
Digunakan bersama dengan perawatan darurat syok anafilaksis
Anak-anak: Dosisnya 87,5 mcg/kg s.c. 4 kali sehari

Efek samping chlorpheniramine

Efek samping yang bisa terjadi dari obat yang satu ini antara lain:

  1. kantuk
  2. mulut kering
  3. hidung kering
  4. tenggorokan kering
  5. buruk
  6. untuk muntah
  7. tidak nafsu makan
  8. sembelit
  9. sakit kepala
  10. mati lemas

Jika Anda mengalami salah satu efek samping di atas maka Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter karena ini bisa menjadi masalah yang cukup serius jika dibiarkan. Berikut beberapa gejala serius yang bisa terjadi:

  1. masalah penglihatan
  2. susah buang air kecil

Belum tentu benar efek samping di atas akan terjadi, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, sebaiknya selalu konsultasikan ke dokter jika mengalami salah satu gejala di atas.

Waspadai hal ini sebelum mengonsumsi chlorphenamine

Jelaskan jika Anda memiliki alergi terhadap obat chlorphenamine atau obat lain yang mengandung salah satu bahan dalam produk chlorphenamine, periksa label yang tertera.
Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat nonresep, seperti vitamin, obat herbal, suplemen makanan, dan jenis obat lainnya.

Juga, beri tahu dokter Anda jika Anda menderita asma, bronkitis kronis, emfisema, dan berbagai jenis penyakit paru-paru. Jika Anda memiliki penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, tiroid, kejang, dan kesulitan buang air kecil, jelaskan semuanya.

Jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui, beri tahu dokter Anda bahwa Anda ingin mengonsumsi chlorphenamine.
Juga beri tahu dokter Anda tentang penggunaan klorfenamin sebelum berbagai operasi
Obat chlorphenamine ini bisa membuat Anda mengantuk, jadi sebaiknya Anda tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini karena cukup berisiko.

Juga, mintalah penjelasan dari dokter Anda tentang penggunaan alkohol yang aman saat mengonsumsi chlorphenamine, karena kandungan alkoholnya dapat memperburuk efek samping penggunaan obat ini.
Itulah beberapa hal yang harus diwaspadai sebelum mengonsumsi obat yang satu ini!

Simak terus artikel lainnya di idedigitl.my.id