Category: Rumah dan Peralatan

5 Cara Mengatur Biaya Renovasi Rumah Hemat dan Mudah

Kondisi pandemi membuat kita akhirnya tidak bisa ke luar rumah. Di sisi lain justru menjadi berkah karena menjadi saat yang tepat untuk memperbaiki rumah, merenovasi rumah, membuat rumah semakin nyaman dan bikin betah.

Mumpung masih PPKM, saatnya merencanakan renovasi rumah dari sekarang. Tapi, konsep renovasi rumah pun harus disiapkan dengan matang. Jangan asal-asalan karena sedang berada di rumah. Soal dana, bisa dikalkulasikan sehingga pengeluaran bisa jadi lebih hemat serta efisien. Terlebih ada banyak dana talangan dari aplikasi pinjaman uang online yang bisa dimanfaatkan dengan tenor yang fleksibel. 

Sebelum mengeksekusi, ada baiknya pahami dulu cara mengatur biaya renovasi rumah berikut ini:

Rencanakan anggaran pengeluaran

Segala sesuatu harus dimulai dari rencana. Tapi, bukan berarti harus terus berkutat dengan rencana. Karena sama saja rencana baik sekalipun akan menjadi sia-sia jika tidak dieksekusi segera. Cara memulainya adalah dengan menentukan tujuan renovasi. Apa yang diharapkan dari renovasi rumah. Apakah menambah kamar, merombak desain kamar, atau tujuan lainnya. Jadi, mulailah dari tujuan atau impian kamu mau renovasi rumah yang seperti apa.

Setelah itu barulah memperhitungkan dana. Hitung berapa meter luasnya, berapa material yang perlu dibelanjakan, serta tukang yang mengerjakan. Umumnya hitungan kasarnya untuk 1 meter persegi dikalikan dengan Rp2 juta untuk setiap meter yang harus dikerjakan. Estimasi dana tersebut hitungan kasar untuk setiap meter ruangan yang perlu direnovasi sehingga kita bisa mendapatkan angka bulat sampai renovasi selesai. 

Sesuaikan renovasi rumah dengan kebutuhan

Kembali lagi pada tujuan renovasi rumah, Jangan sampai tujuan renovasi rumah melenceng jauh. Jadi, pastikan dulu bahwa tujuannya jelas. Mengapa? Karena jika di perjalanan pengerjaan renovasi rumah berubah, itulah yang akan membuat dana semakin membengkak. Jadi, itulah pentingnya mengapa perlu tujuan jelasnya di akhir agar dana dan tenaga yang dikeluarkan bisa lebih efektif dan efisien.

Gunakan jasa profesional supaya hasil lebih berkualitas

Makin baik tentu pengerjaan makin cepat dan berkualitas. Jasa seperti itu tentu harganya sepadan. Jasa yang kurang profesional justru bisa berakhir menjadi bencana. Ada kualitas ada harga. Oleh karena itu, serahkan pada para profesional agar pengeluaran dana benar-benar terwujud sesuai dengan hasil dan kualitas yang diharapkan. Jika ingin menghemat tetap sah-sah saja tetapi jangan mengorbankan kualitasnya. 

Pilih bahan material yang bagus tapi terjangkau

Semakin baik bahan material yang digunakan akan semakin memperpanjang usia pakainya. Tentu saja akan berpengaruh besar terhadap usia pakai rumah yang ditempati. Oleh karena itu, agar memberikan kepuasan batin, gunakan bahan dan material yang berkualitas sehingga hasilnya pun bisa lebih memuaskan. Perlu riset dan survey supaya mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Bisa juga mengambil dari distributornya langsung atau membeli secara grosir sehingga bisa lebih murah. Banyak cara yang bisa dilakukan supaya dana bisa ditekan.

Manfaatkan aplikasi pinjaman uang online untuk dana darurat

Membangun rumah ibarat membangun impian, kadang ada hambatan yang ditemui pada saat diperjalanan. Untuk mengantisipasinya terutama soal dana darurat, kamu bisa mengandalkan pinjaman online dari Kredifazz. Pinjaman akan langsung ditransfer ke rekening kamu saat disetujui. 

Untuk mendapatkan pinjaman uang cash, kamu mengajukan lewat Kredifazz yang menawarkan pinjaman dengan tenor 3 dan 6 bulan dengan plafon maksimal hingga Rp3 juta. 

Bunga yang ditawarkan pun lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor lainnya, hanya 0,3% per hari. Bunga tersebut berada di bawah standar tertinggi yang ditetapkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) maksimal bunga kredit online cicilan bulanan 0,8% per hari atau 24% per bulan.

Syarat Pengajuan KrediFazz cukup mudah kok. Antara lain seperti;

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun
  • Tinggal di Indonesia
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan

Dokumen yang diperlukan untuk membuat dan memiliki akun KrediFazz:

  • Kartu identitas (KTP) 
  • Swafoto (selfie)

Kredifazz sudah mendapatkan izin dari OJK. Prosesnya pun lebih mudah karena semua dilakukan secara online mulai dari pengajuan hingga persetujuan akan diinformasikan kepada nasabah tanpa harus tatap muka dengan pihak Kredifazz. Gimana, tertarik ajukan pinjaman lewat Kredifazz? Unduh saja aplikasi resminya di Google Play Store.